The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran rock, dibentuk di Liverpool pada tahun 1960. Kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal), Paul McCartney (gitar bass, vokal), George Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr (drum, vokal). The Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi sosial budaya dekade 60-an. ...
The Doors
The Doors dibentuk di Los Angeles 1960 oleh Ray Manzarek, Jim Morrison, John Densmore, dan Robby Krieger. Nama The Doors mereka ambil dari judul buku The Doors of Perception. 1967, album pertama mereka pun dirilis dengan judul THE DOORS.
...
Led Zepplin
Led Zeppelin adalah salah satu band rock Inggris yang dibentuk pada tahun 1968. Personil LedZeppelin terdiri dari Jimmy Page (gitar), Robert Plant (vokal), John Bonham (drum) dan John Paul Jones (bass). Led Zeppelin adalah salah satu band ter-sukses secara komersial dan paling berpengaruh pada tahun 1970-an. Sebagian besar lagu-lagu mereka merupakan interpretasi musik blues dan folk yang diberi nuansa rock, termasuk rockabilly, reggae, soul, funk, jazz, musik klasik, musik Kelt, musik India, musik Arab, musik pop, musik Amerika Latin, dan musik country.
...
Jimi Hendrix
Johnny Allen Hendricks atau Jimi Hendrix lahir di King Country Hospital, Seattle, Washington pada 27 November 1942, Ia putra sulung pasangan Alex Hendricks yang Afro-Amerika Meksiko dan Lucille, seorang Indian Cherokee. Nama itu merupakan pemberian ibunya, yang kemudian diubah oleh sang ayah menjadi James Marshall Hendricks pada saat Hendrix kecil berusia 4 tahun. ...
The Rolling Stones
Grup rock legendaris ini dibentuk di London, Inggris sekitar tahun 1962. Dengan formasi Mick Jagger (vocal), Keith Richards (guitar), Brian Jones (guitar), Ian Stewart (piano), Dick Taylor (bass), dan Tony Chapman (drums) grup ini mengawali karir mereka di sebua klub bernama Marquee Club. Mengawinkan blues dan rock n roll dalam warna yang kasar disertai image pemberontak yang melekat kuat pada diri mereka membuat grup ini mendapat kontrak rekaman 2 tahun kemudian. Album pertama berjudul THE ROLLING STONES ini dilepas Decca Records tanggal 16 April 1964 dan sempat bertengger di posisi pertama UK Charts selama 51 minggu....
Prakata
Selamat datang di Muziekoe...blog ini khusus berisi biografi musisi-musisi dunia era 70an - sekarang. Bukan hal yang baru memang, tapi tetap menarik untuk disimak dan di perhatikan. Sekedar untuk melestarikan perjalanan para musisi dunia dalam meniti karir mereka. Di tunggu komen-komen brilian dari anda yang telah berkunjung ke blog muziekoe ini...Terima Kasih atas kunjungan anda dan jangan lupa comment anda....
Ray Charles Robinson, lahir pada 23 septembeer 1930 dan ia meninggal pada 10 Juni 2004. Ia yang lebih dikenal dengan nama Ray Charles merupakan seorang musisi asal Amerika. Ia adalah pelopor dari musisi dengan aliran musik soul pada masa 1950-an. Ray Charles seseorang yang legendaris semasa ia meninggal di Belerly Hills pada usianya yang ke-73 tahun. Diketahui bahwa ayahnya meninggalkan ia dan keluarganya. Ray sendiri terserang glaucoma saat usianya lima tahun dan tak kurang dari dua tahuan ia telah kehilangan pengelihatannya secara total. Ia juga menjadi penyanyi dalam sebuah grup paduan suara Baptis, ia menunjukkan bakatnya kepada para pendengarnya dengan bermain berbagai alat musik termasuk piano dan clarinet. Ia menjadi anak yaitm pada usianya yang sangat muda. Ray bergabung dengan sebuah band country pada uasi 16 tahun dengan nama The Florida Payboys. Ia kemudian pindah ke Seattle pada 1948 di mana ia dan gitaris Gossady McGee membentuk McSon Trio.
Dengan penekanan pada musik easy-styled jazz, Ray juga memainkan bebop. ia kemuar dari McSon Trio dan bergabung dengan Los Angeles based Swing Time Recorde dengan menjadi pianis untuk Lowell Fulson dan bandnya. Atlantic Records kemudian mengajaknya untuk bekerja sama. Selama karirnya, ia juga menjadi komposer, arranger, dan penulis. Albumya pada tahun 1962, MODERN SOUNDS IN COUNTRY AND WESTERN MUSIC membawanya untuk memperkenalkan gaya musik baru dalam dunia permusikan. Untuk itu ia berkeliling melakukan perjalanan untuk memperkenalkan lagu-nya. Sulit untuk dipercaya bahwa dengan segala pencapaiannya, Ray juga bertahan dengan permasalahannya akan heroin. Pada pertengahan 1960-an, ia ditahan karena heroin dan marijuana dan mengungkap bahwa ia telah menjadi pecandu selama kurang lebih dua dekade. Tahun 1965, ia telah sembuh total dari kecanduannya itu. Ia tercatat dua kali bercerai dan mempunyai dua belas anak dari pernikahannya dan di luar pernikahan. Pada saat ia meninggal karena penyakit livernya pada tahun 2004, ia tengah bekerja untuk sebuah proyek rekaman yang direncanakan akan berduaet dalam proyeknya itu. Proyek kolaborasinya itu berjudul Genius Loves Company.
Gary Moore (4 April 1952 – 6 Februari 2011) adalah seorang musisi dari Belfast, Irlandia Utara, diakui sebagai penyanyi dan gitaris blues rock terbaik. Moore bermain dengan banyak seniman termasuk Phil Lynott dan Brian Downey, memimpin dia untuk bermain dengan band rock Irlandia Thin Lizzy pada tiga kesempatan terpisah. Moore berbagi panggung dengan blues dan tokoh-tokoh seperti batu sebagai BB King, Albert King, Colosseum II, Greg Lake dan Skid Row (jangan bingung dengan band glam metal dari nama yang sama), serta memiliki karier solo yang sukses. Dia guested pada sejumlah album direkam oleh musisi profil tinggi, termasuk penampilan cameo bermain gitar solo pada “Dia’s My Baby” dari Traveling Wilburys Vol. 3.
Moore dibesarkan di seberang jalan Stormont, dari Upper Newtownards Jalan di Belfast timur dan mulai tampil di usia muda, setelah mengambil sebuah gitar akustik butut pada usia delapan. Moore punya gitar pertama berkualitas baik pada usia 14, belajar memainkan instrumen tangan kanan dengan cara standar meskipun kidal. Dia pindah ke Dublin pada tahun 1968 pada usia 16. pengaruh awal Moore seniman musik seperti Albert King, Elvis Presley dan The Beatles. Kemudian, setelah melihat Jimi Hendrix dan John Mayall Bluesbreakers di kota kelahirannya di Belfast, gayanya sendiri telah berkembang menjadi suara blues-rock yang akan menjadi bentuk dominan dalam karirnya. Moore pengaruh terbesar pada hari-hari awal datang dari gitaris Peter Green, Fleetwood Mac ketenaran, yang adalah seorang mentor untuk Moore ketika tampil di Dublin. pengaruh lanjutan Green di Moore kemudian dilunasi sebagai penghargaan untuk Green pada 1995-nya Blues album untuk kehijauan, album yang terdiri sepenuhnya dari komposisi Green.
Pada tribute album Moore memainkan 1959 Green gitar Les Paul Standard yang Green telah dipinjamkan kepada Moore setelah meninggalkan Fleetwood Mac. Moore akhirnya membeli gitar, atas permintaan Green, sehingga “akan memiliki rumah yang baik”. Meskipun kurang populer di AS, pekerjaan Moore’s “membawa pengakuan substansial dan kesuksesan secara komersial di bagian lain sebagian besar dunia – terutama di Eropa” Moore sepanjang karirnya diakui sebagai pengaruh oleh gitaris terkemuka, termasuk Vivian Campbell, Rondat Patrick], Jake E. Lee, Norum John, Bonamassa Joe, Adrian Smith, Zakk Wylde, Randy Rhoads, John Sykes dan Kirk Hammett. Moore berkolaborasi dengan berbagai seniman termasuk George Harrison, Trilok Gurtu, Dr. Strangely Strange, Colosseum II, Albert Collins, Jimmy Nail, Mo Foster, Ginger Baker, Jack Bruce, Jim Capaldi, Vicki Brown, Cozy Powell, the Beach Boys, Ozzy Osbourne and Andrew Lloyd Webber on the composer’s Variations album in 1977. Garry meninggal di Estepona, Spanyol pada hari Minggu (6/2/2011).
Lahir sebagai Riley B. King di Mississippi, 16 September 1925. (‘BB’ dipakai pada tahun 1950-an sebagai singkatan dari ‘Blues Boy’). Terpengaruh oleh pemain blues klasik Blind Lemon Jefferson dan T-Bone Walker, dan jazzer Charlie Christian dan Django Reinhardt. Setelah beberapa tahun malang melintang di Memphis, ia diminta bermain pada acara radio KWEM milik Sonny Boy Williamson. Kalau dilihat dari gaya referensial- gertakan sejati, hit pertamanya adalah sebuah lagu klasik dari Lowell Fusion berjudul ‘Three O’clock Blues’ yang dimainkan versi BB. Lagu tersebut mencapai puncak tangga R&B saat itu. Mulai saat itu ia terus membuat rekaman sebagai musisi solo, plus kolaborasi klasik pada tingkat yang sudah bisa diprediksikan – Buddy Guy, Albert Collins, John Lee Hooker, Eric Clapton, dan lain – lain. Nyaris bisa dipastikan bertanggung jawab atas penemuan teknik vinbrato blues/rock. Kemungkinan adalah pemain elektrik blues yang paling berpengaruh sepanjang masa. Orang ini bermain dengan lembut. Sangat lembut. Keseluruhan gaya lead-nya menggunakan bending dan vibrato dan jarang ia memainkan rhythm – dia pernah berkata kepada Edge dari U2 “Saya kurang mahir memainkan akord”. Bisa manggung dari awal sampai akhir memainkan gitar yang sama sekali tidak disetem, dengan menggunakan bending yang super akurat untuk membuat tiap dawai mencapai tingkat nada yang benar – benar pas.
Mainkan sebuah lick tiga nada seakan – akan itu adalah nada terakhir yang akan kamu mainkan. BB selalu berkata ‘katakan lebih banyak dengan sedikit bahan.’ Tetaplah bermain dalam bentuk minor pentatonic yang aman, tapi mainkan secara perlahan, dengan sengaja, dan secara akurat. Jangan bermain di bawah fret kesepuluh. Teruslah berkutat di atas fret 12. Jangan lupa kenyitkan dahi dengan kombinasi luapan kesukacitaan dan kepiluan ketika kamu melakukan bending pada nada – nada tinggi.. Sejak 1958, dia menggunakan Gibson ES335 yang akhirnya sinonim identik dengan dirinya. Dia selalu menamakan gitarnya ‘Lucille’ seperti nama seorang wanita yang tanpa sadar menjadi penyebab sebuah perkelahian di bar pada tahun 1949. BB berada di puncaknya ketika dia sedang manggung, jadi album apa pun akan bermanfaat. Singing blues is King ’67 dan Live at the Regal ’65.Bisa diperdebatkan, tapi kalau kamu mengankat hit tahun 1969-nya ‘The Thrill is Gone’ kamu akan baik – baik saja. BB dianggap sebagai ‘raksasa’ di antara para gitaris, namun kamu akan jarang menemukan orang yang bisa menyebutkan lebih dari tiga track lagu yang pernah direkamnya.
Jeff Beck (lahir 24 Juni 1944) adalah gitaris rock berkebangsaan Inggris. Dia adalah salah satu dari tiga gitaris termahsyur, bersama dengan Eric Clapton dan Jimmy Page, yang bermain dalam band The Yardbirds. Beck juga membentuk The Jeff Beck Group, dan Beck, Bogert & Appice, selain karier solo yang sukses. Jeff Beck menempati peringkat 14 dalam daftar Majalah Rolling Stone tentang "100 Gitaris Terbesar Sepanjang Masa". MSNBC memanggil dia "gitarisnya gitaris" ("guitarist's guitarist") dan majalah Rolling Stone menggambarkan dia sebagai "salah satu gitaris yang paling berpengaruh dalam musik rock".
Sebagian besar rekaman Beck adalah instrumental, dengan fokus pada suara yang inovatif dan jangkauan genre rilisnya mulai dari blues-rock, heavy metal, jazz fusion dan yang terakhir, tambahan perpaduan antara gitar rock dan electronica. Beck telah menerima pujian kritis secara luas. Ia juga telah menerima Grammy Award untuk Best Rock Instrumental Performance lima kali. Meskipun ia telah memiliki dua album hit (tahun 1975 dan 1976) sebagai solo, Beck belum mampu melanjutkan keberhasilan komersial bersama banyak kolaborator dan teman bandnya. Beck juga muncul di album oleh Kate Bush, Roger Waters, Stevie Wonder, Les Paul, Zucchero, Cyndi Lauper, Brian May dan ZZ Top. Dia juga membuat penampilan cameo dalam film Twins (1988).Beck masuk ke dalam Rock and Roll Hall of Fame dua kali, sekali sebagai anggota The Yardbirds (1992), dan sekali sebagai artis solo (2009).
Tracy Chapman (lahir 30 Maret 1964; umur 47 tahun) adalah seorang penyanyi Amerika sekaligus pencipta lagu. Ia paling dikenal karena singlenya yang berjudul "Fast Car", "Talkin' 'bout a Revolution", "Baby Can I Hold You", "Give Me One Reason" "The Promise" dan "Telling Stories". Ia juga seorang peraih multi-platinum dan juga telah memenangkan sebanyak empat kali Grammy Award.
Dilahirkan di Cleveland, Ohio, Tracy Chapman mulai bermain gitar dan menulis lagu pada usia sebelas tahun. Ia masuk ke Wooster School di Connecticut, dan pada akhirnya diterima di Tufts University. Pada bulan Mei tahun 2004, Tufts menanugerahinya dengan sebuah gelar Doctor of Fine Arts untuk kontribusinya dalan bidang sosial dan seni.
Ia sering mengadakan pertunjukan dan terlibat dalam kegiatan amal untuk AIDS seperti amFAR.
Walaupun ia tak pernah bercerita tentang kehidupan pribadinya, seorang pengarang buku pemenang penghargaan Pulitzer Prize, bercerita tentang kisah kasihnya dengan Chapman dalam sebuah wawancara dengan The Guardian pada tanggal 15 Desember, 2006. Dalam kesempatan tersebut, ia jugamenjelaskan mengapa mereka tidak mempublikasikan hubungan mereka pada saat itu (pertengahan tahun 1990), dan berkata "hubungan kami ketika itu sangat hebat, dan saya benar-benar menikmatinya dan saya sungguh-sungguh jatuh cinta padanya, tetapi itu bukanlah urusan siapapun kecuali kita."
Selama berada di college, Chapman mulai melakukan pertunjukan di jalanan dan bermain gitar di kafe-kafe di Cambridge, Massachusetts. Setelah lulus dari Tutfts, ia mendatangi Elektra Records, dan usahanya itu berhasil menghasilkan sebuah album Tracy Chapman (1988). Album tersebut disambut baik oleh publik. Tak lama setelah ia mengadakan pertunjukan di TV pada acara Nelson Mandela 70th Birthday Tribute concert di bulan Juni 1988, Lagu Fast Carnya mulai masuk ke tangga lagu di Amerika dan akhirnya berhasil menjadi Top 10 lagu pop versi Billboard Hot 100.
Album berikutnya, Crossroads pada tahun 1989, tidak sesukses album pertamanya. Tetapi tetap mendapat sambutan yang baik dan berhasil mendapatkan status platinum.
Matters of the Heart, album ke-tiga Chapman, juga dinilai kurang sukses secara komersil. Tetapi, album ke-empatnya yang dirilis pada tahun 1995, album New Beginning terbukti sangat sukses dengan penjualan sekitar tiga juta kopi - hanya di Amerika. "Give Me One Reason" menjadi hits dari album ini. Lagu ini memenangkan Grammy Awards tahun 1997 untuk kategori lagu Rock terbaik.
Tahun 2000, Telling Stories dengan hit single "Telling Stories" diputar terus-menerus di radio-radio negara-negara Eropa. Album ke-enamnya, Let It Rain dirilis dua tahun berikutnya, tahun 2002.
Where You Live, album ke 7, dirilis pada bulan September 2005.
Eric Clapton adalah salah satu gitaris yang paling berpengaruh bagi perkembangan dunia gitar rock di dunia selain Jimi Hendrix. Permainannya banyak menjadi referensi gitaris-gitaris penerusnya seperti Richie Sambora, Eric Johnson, Slash, dan masih banyak lagi.
Masa kecil Clapton banyak dihabiskan bersama kakek dan neneknya. Ibunya, Patricia menitipkan Clapton pada kedua orangtuanya karena suaminya, Edward Fryer meninggal. Eric kecil mulai tertarik bermain gitar setelah menonton Jerry Lee Lewis di televisi saat berusia 13 tahun. Semenjak saat itu ia terus giat berlatih gitar. Sekolah desain yang ditekuninya, akhirnya terbengklai karena waktunya lebih banyak dihabiskan untuk bermain gitar.
Kemudian ia tergabung dalam band pertamanya, Roosters. Lalu ia tergabung dengan grup Yardbirds dimana terdapat pula gitaris-gitaris handal yaitu Jimmy Page dan Jeff Beck. Bergabungnya Clapton semakin menambah warna bagi grup tersebut. Trio gitaris ini langsung menjadi pembicaraan orang-orang. Namun pada tahun 1965, Clapton memutuskan keluar dari Yardbirds karena perbedaan visi. Ia pun selanjurnya tergabung dalam band John Mayyal’s Bluesbreaker. Kali ini ia bergabung dengan Peter Green, dan Mick Taylor. Selanjutnya ia membentuk Blind Faith di tahun 1969. Di band ini Eric meraih popularitas yang cukup besar pada eranya. Setahun kemudian ia tergabung dalam Delaney and Bonnie & Friends. Di grup ini Eric mulai mengasah skill vocalnya. Pada 1971 Eric tidak lagi melanjutkan karir musiknya dengan Delaney and Bonnie & Friends.
Akhirnya Eric mulai bersolo karir. Album-album yang dilempar ke pasaran selama karirnya antara lain : Rainbow Concert (1973), 461 Ocean Boulevard (1974), No Reason To Cry (1976), Slowhand (1977), Crossroad (1988), MTV Unplugged, dan masih banyak lagi album solo lainnya. Bersama master blues B. B. King juga ia pernah mengeluarkan album kolaborasi Riding With The King (2001).
Dari awal karir, ia menggunakan gitar Fender Stratocaster sebagai senjata utamanya. Ia juga sempat berpindah ke Gibson namun hanya sementara dan ia kembali ke Stratocaster. Bahkan dalam sebuah lelang, Fender Stratocaster miliknya terjual seharga US$ 415.000,-. Sebuah harga yang sangat fantastis, namun cukup layak untuk seorang Eric Clapton. Kini bahkan ia dikontrak oleh Fender sebagai salah satu artis penggunanya dan juga dibuatkan Stratocaster signaturenya.
Meski pada masa-masa pertama ia terkenal sebagai seorang blueser, namun pada era tahun 90an tampaknya ia mulai banyak mengadaptasi musik pop ke dalam karya-karyanya. Namun nuansa blues tetap bisa kita dapatkan. Lagu-lagu hits darinya antara lain Layla, Running On Faith, My Father Eyes, Bad Love, Tears In Heaven, Wonderful Tonight, Change The World, Motherless Child, dll.
Janis Lyn Joplin (lahir di Port Arthur, 19 Januari 1943 – meninggal di Los Angeles, 4 Oktober 1970 pada umur 27 tahun) adalah penyanyi sekaligus pencipta lagu dan penulis aransemen asal Port Arthur, Texas, Amerika Serikat. Ia mencapai puncak kesuksesan pada akhir tahun 1960-an sebagai penyanyi solo setelah sebelumnya menjadi vokalis Big Brother and the Holding Company. Pada tahun 2004, majalah Rolling Stone menempatkannya di urutan ke-46 dalam daftar 100 Artis Terbesar Sepanjang Masa. Joplin meninggal dunia di Los Angeles akibat overdosis. Joplin memiliki suara mezzo-soprano.
Janis Joplin dilahirkan dari ibu bernama Dorothy East (1913-1998) dan ayah bernama Seth Joplin (1910-1987). Ayahnya adalah seorang insinyur di Texaco sementara ibunya adalah pegawai tata usaha di akademi bisnis. Janis memiliki dua orang adik, Michael dan Laura. Kedua orang tuanya merasa Janis selalu minta lebih diperhatikan dibandingkan kedua adiknya. Salah seorang temannya memiliki album musisi blues Bessie Smith dan Leadbelly. Kedua artis blues tersebut nantinya menjadi inspirasi bagi Joplin untuk menjadi penyanyi. Joplin mulai bernyanyi di paduan suara lokal dan mulai mendengarkan penyanyi-penyanyi blues lain seperti Odetta dan Big Mama Thornton.
Di sekolah, ia senang melukis, dan mulai menyanyikan lagu berirama blues dan folk bersama teman-temannya. Ia hampir-hampir tidak mempunyai teman di Sekolah Menengah Atas Thomas Jefferson. Joplin pernah berkata, "Aku dulunya anak yang canggung. Aku senang membaca dan melukis. Aku tidak membenci orang berkulit hitam."Sebagai seorang remaja, ia kelebihan berat badan dan dilahirkan dengan kulit yang sensitif. Teman-teman di SMA sering mempermainkannya dan memanggilnya dengan kata-kata yang tidak sopan.
Joplin lulus sekolah menengah atas pada tahun 1960, dan sempat kuliah musim panas di Lamar State College of Technology di Beaumont, Texas. Sebelum melanjutkan ke Universitas Texas di Austin tapi tidak sampai tamat. Pada tahun 1962, surat kabar kampus memuat cerita tentang Janis Joplin yang diberi judul She Dares To Be Different.
Sebagai seorang pemberontak, idolanya adalah penyanyi blues wanita dan puisi yang ditulis oleh sastrawan era Beat Generation. Bulan Desember 1962, ketika berada di rumah seorang temannya, Janis Joplin merekam lagu pertama, "What Good Can Drinkin' Do" di sebuah pita kaset. Ia pindah dari Texas pada tahun 1963, dan tinggal di North Beach sebelum pindah ke Haight-Ashbury. Pada tahun 1964, Joplin dan gitaris Jorma Kaukonen (nantinya menjadi anggota Jefferson Airplane) merekam beberapa lagu blues standar.
Keduanya ditemani Margareta Kaukonen yang memakai mesin ketik sebagai perkusi. Sesi rekaman tersebut menghasilkan 6 buah lagu: "Typewriter Talk," "Trouble In Mind," "Kansas City Blues," "Hesitation Blues," "Nobody Knows You When You're Down And Out," "Daddy, Daddy, Daddy", dan "Long Black Train Blues". Keenam lagu tersebut nantinya dirilis sebagai album bootleg, The Typewriter Tape. Sejak sekitar tahun 1964, kegemarannya terhadap obat-obat terlarang semakin menjadi dan diketahui sebagai pengguna heroin. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai peminum berat. Minuman kegemarannya adalah Southern Comfort.